Harga Tembaga Turun, Dongkrak Laba JECC 115,28% dari Target 2016

foto : istimewa

Pasardana.id - Sepanjang paruh pertama 2016, PT Jembo Cable Company Tbk membukukan laba komprehensif Rp82,24 miliar. Raihan itu, adalah 115 persen dari target perseroan sepanjang tahun 2016 sebesar Rp71,34 miliar.

Menurut Direktur dan Sekretaris Perusahaan JECC, Antonius Benady bahwa peningkatan laba itu dikarenakan adanya penurunan harga bahan baku kawat dan kabel.

"Sepanjang tahun 2016 ini harga beli tembaga turun hingga 18,8% dan harga beli aluminium turun 16 %," terang Benady di Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Ia merinci, sepanjang 2015 harga beli tembaga Rp82.573 perkilo sedangkan pada semester 1-2016 harga beli tembaga turun menjadi Rp69.623 per kilogram. Sedangkan harga beli almunium sepanjang tahun 2015 Rp27.942 per kilogram, adapun sepanjang semester 1 2016 harga beli aluminium turun menjadi Rp24.094 per kilogram.

Selain faktor diatas, perseroan juga meningkatkan penjualan produk dengan tingkat keuntungan besar yakni kabel corugated Metalic. Kabel tersebut untuk memasok kebutuhan PT Freeport Indonesia, PT Chevron Pacifik Indonesia dan PT Pertamina.

"Kabel ini untuk kebutuhan khusus pertambangan," terang dia.

Namun demikian, kontribusi pendapatan yang berasal dari kabel tersebut masih kecil atau hanya 5 persen dari total penjualan. Sepanjang semester 1-2016, penjualan kabel corugated metalic hanya Rp50 miliar sedangkan total penjualan Rp1,022 triliun.

"Jadi kontribusi dari kabel corugated metalic hanya dibawah 5 persen saja," terang dia.

Untuk diketahui, pangsa pasar perseroan pada paruh pertama 2016; distributor 29,99%, PT PLN 29,16%, Swasta 18,32% dan Telkom 22,53%.