Per November 2015, Utang Luar Negeri Indonesia Capai US$304,5 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Bank Indonesia (BI) mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2015 mencapai US$304,6 miliar, meningkat sebesar 3,2% dibandingkan per November 2014.

Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI dalam keterangan tertulis, Senin (18/1) mengatakan, peningkatan ULN tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan ULN jangka panjang.

Menurut Tirta, ULN jangka panjang tumbuh sebesar 6,1% pada November 2015, sedangkan ULN jangka pendek pada periode sama menurun.

Berdasarkan jangka waktu, jelas Tirta, ULN Indonesia didominasi utang berjangka panjang, yaitu 86,6% dari total ULN. Tirta mengatakan, ULN jangka panjang pada November 2015 mencapai US$263,9 miliar.

Ini terdiri atas ULN sektor publik sebesar US$134,8 miliar atau 51,1% dari total ULN jangka panjang dan ULN sektor swasta sebesar US$129,1 miliar atau 48,9% dari total ULN jangka panjang.

Sementara, ULN jangka pendek mencapai US$40,7 miliar atau 13,4% dari total ULN. Ini terdiri atas utang sektor swasta US$37,7 miliar (92,7%) dari total ULN jangka pendek, dan ULN sektor publik US$3,0 miliar atau 7,3% dari total ULN jangka pendek.

Berdasarkan kelompok peminjam, jelas Tirta, peningkatan pertumbuhan ULN pada November 2015 terjadi pada ULN sektor swasta maupun ULN sektor publik. ULN sektor swasta tumbuh 3,4% pada November 2015 yang dari ULN nonbank. Sedangkan ULN sektor publik tumbuh 2,9%.

ULN sektor publik atau pemerintah mencapai US$137,7 miliar atau sebesar 45,2% dari total ULN. Adapun ULN swasta sebesar US$166,8 miliar atau 54,8% dari total ULN.