Transaksi Sesi Pertama Kamis, IHSG Ditutup Turun 89,756 Poin

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada transaksi sesi I, Kamis (29/10) ditutup turun 89,756 poin (1,948%) menjadi 4.518,984 poin.

Penurunan indeks dipicu kemerosotan sebagian harga saham berkapitalisasi di atas Rp200 triliun.

Pelaku pasar kembali menjual sahamnya sehingga terus berada di teritori negatif. Investor rupanya tak kehilangan keuntungan di depan mata.

Oleh sebab itu, pemodal terlihat agresif membuang beberapa saham unggulan yang menyimpan potensi keuntungan tinggi. Sentimen jual investor mungkin akan berlanjut hingga penutupan transaksi sore.

Berdasarkan data BEI, terdapat 195 saham ditutup turun, sementara 74 dan 60 saham lainnya, masing-masing stagnan dan naik.

Adapun total volume saham yang berhasil diperjualbelikan pada sesi pertama Kamis ini mencapai 2,801 miliar saham senilai Rp2,873 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 166.948 kali transaksi.

Adapun kelompok saham penyebab indeks turun pada sesi I, antara lain Bank Central Asia (BBCA), Unilever Indonesia (UNVR), Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Astra International (ASII), dan saham Bank Mandiri (BMRI)

Hingga penutupan transaksi sesi pertama, Kamis ini, tercatat saham BBCA turun sebesar Rp300 ke Rp13.275 per unit, UNVR merosot Rp575 menjadi Rp37.625 per unit, TLKM terkoreksi Rp60 jadi Rp2.735 per unit, BBRI turun Rp375 jadi Rp11.725, ASII turun Rp175 ke Rp5.900 dan saham BMRI turun Rp150 menjadi Rp9.300 per unit.