Antara Unit Link dan Reksa Dana, Menguntungkan mana?

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Seringkali seorang yang awam mengalami kebingungan dalam membedakan asuransi dengan tambahan investasi maupun reksa dana yang mendapatkan asuransi.

Perlu kita ketahui bahwa terdapat produk asuransi yang dikombinasikan dengan investasi pada produk sejenis reksa dana yang dikenal dengan unit link.

Dari namanya kita dapat membayangkan bahwa terdapat sesuatu yang berhubungan (link) dimana hubungannya adalah investasi pada unit link dapat dilakukan setelah kita memiliki asuransi dari yang menerbitkan unit link tersebut.

Unit link adalah sebuah produk asuransi untuk memberikan sebuah kesempatan seseorang membeli asuransi (biaya) sekaligus berinvestasi. Karena banyaknya pandangan bahwa asuransi adalah sebuah pemborosan uang maka terdapat sebuah produk yang dapat merangkul 2 kebutuhan sekaligus yaitu dapat berinvestasi sekaligus memiliki asuransi yang memiliki kelengkapan dalam melakukan cover terhadap segala jenis resiko.

Sejatinya asuransi sebenarnya bukanlah sebuah biaya namun dapat kita masukkan sebagai sebuah investasi kesehatan.

Namun reksa dana dan unit link itu adalah sebuah instrument investasi yang serupa namun tidaklah sama. Memang kedunya sama-sama dikelola oleh manager investasi, namun membeli reksa dana jauh lebih fleksibel dibandingkan unit link baru dapat dibeli ketika asuransinya telah kita miliki.

Namun saat ini mulai muncul beberapa produk reksa dana yang menambahkan benefit berupa asuransi. Hal ini justru membuat banyak orang menjadi bingung apakah reksa dana ini berubah menjadi unit link atau bagaimana.

Reksa dana tetaplah reksa dana, bila terdapat sebuah reksa dana yang memberikan fitur asuransi sebenarnya hal itu merupakan sebuah sweetener atau sebuah terobosan promosi untuk membuat investornya merasa lebih nyaman.

Setidaknya terdapat beberapa perbedaan yang dapat membuat kita lebih jelas dalam membedakan reksa dana dan unit link.

  • Dengan memiliki unit link maka kita akan memiliki asuransi (proteksi) sedangkan pada reksa dana tidak
  • Reksa dana dibeli melalui bank perantara penjual reksa dana atau agen penjual. Sedangkan unit link dibeli melalui agen asuransi yang sesuai dengan jenis unit linknya
  • Reksa dana dapat dibeli sesekali dan unit link terdapat sebuah pembelian secara berkala
  • Kebebasan dalam memilih produk lain pada unit link tidak bisa dilakukan karena terikat pada perusahaan asuransi, sehingga berbeda dengan kita bisa dengan bebas melakukan investasi pada reksa dana

Dalam segi biaya, unit link memiliki biaya pembelian dan penjualan yang relatif lebih tinggi dibandingkan kita membeli reksa dana.

Namun unit link juga merupakan sebuah solusi berinvestasi yang lebih mudah karena dengan memiliki asuransi unit link maka seseorang bisa mendapatkan manafaat proteksi dan investasi sekaligus.

Bila Anda fokus pada keinginan berinvestasi dan memperbesar aset, maka memiliki reksa dana secara langsung adalah sebuah pilihan yang jauh lebih tepat.